Logo Desa
DESA JEMBAYAN TENGAH Kabupaten Kutai Kartanegara

Berita

Sosialisasi Pencegahan Stunting Bagi Remaja

08 Jul 2026 15:10 1 pembaca
Sosialisasi Pencegahan Stunting Bagi Remaja

Pemerintah Desa Jembayan Tengah bersama kader kesehatan, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Desa Jembayan Tengah, serta perwakilan Puskesmas Loa Kulu menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting bagi Remaja. Acara ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini tentang pentingnya gizi, pola hidup sehat, serta peran remaja dalam mencegah stunting di masa depan.

Jembayan Tengah, 08 Juli 2026 – Pemerintah Desa Jembayan Tengah bersama kader kesehatan, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Desa Jembayan Tengah, serta perwakilan Puskesmas Loa Kulu menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting bagi Remaja. Acara ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini tentang pentingnya gizi, pola hidup sehat, serta peran remaja dalam mencegah stunting di masa depan.

Kepala Desa Jembayan Tengah, Masnur, SE, dalam sambutannya menekankan bahwa remaja adalah calon orang tua di masa mendatang. “Mencegah stunting harus dimulai sejak remaja. Dengan pengetahuan yang baik tentang gizi dan kesehatan, mereka akan mampu mempersiapkan generasi yang sehat dan cerdas,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, narasumber dari Puskesmas Loa Kulu, Ivon Irene, A.Md. Kep, menyampaikan materi tentang faktor penyebab stunting, pentingnya asupan gizi seimbang, serta bahaya pernikahan usia dini. Ia menegaskan bahwa remaja perlu menjaga pola makan bergizi, aktif berolahraga, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok.

Sementara itu, narasumber dari PLKB Desa Jembayan Tengah, Ibu Endang Lestari, S.Pd, menekankan pentingnya perencanaan keluarga sejak dini. Ia mengingatkan bahwa remaja harus memahami risiko pernikahan usia muda dan pentingnya kesiapan mental serta fisik sebelum membangun keluarga. “Remaja adalah aset desa. Dengan edukasi yang tepat, mereka bisa menjadi generasi penerus yang sehat dan bebas dari stunting,” jelasnya.

Peserta sosialisasi yang terdiri dari pelajar SMP, SMA, serta organisasi kepemudaan desa terlihat antusias mengikuti diskusi. Mereka diajak untuk:

  • Memahami pentingnya gizi seimbang sejak masa remaja.

  • Menunda pernikahan usia dini demi kesehatan ibu dan anak.

  • Aktif mengikuti kegiatan Posyandu Remaja sebagai wadah edukasi kesehatan.

Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama para remaja untuk menjadi agen perubahan dalam pencegahan stunting di Desa Jembayan Tengah